Ayah di Malaysia Kurung 4 Anak Dirumah, Kisahnya Viral

Written By Unknown on Sabtu, 14 April 2018 | April 14, 2018

Sabtu, 14 April 2018


Bepop.id - Hidup bersama 4 orang anak yang masih kecil, membuat seorang ayah melakukan hal yang dianggap kurang wajar.
Setiap kali harus bekerja, si ayah harus mengunci anak-anaknya di dalam rumah.
Para tetangga mengetahui hal tersebut saat si anak-anak mengintip dari celah yang ada di rumah.
Untuk kali ini, tetangga bersimpati dengan kondisi anak-anak tersebut dan melaporkan ke polisi.
Pasalnya, sudah lebih dari 1 hari mereka dikurung dalam rumahnya sendiri.
Kisah miris bocah dikurung oleh ayahnya itu viral dan terjadi di Kampung Wireless, Malaysia.
Dilansir dari Grid.ID, menurut postingan di grup Facebook DTTB, empat bocah ini sudah diselamatkan.

"Keempat bocah itu kini sudah dijaga saudaranya," kata tim penyelamat.
Nah, saat dielamatkan, empat bocah tersebut dalam posisi dikutrung selama tiga hari tanpa makanan dan minuman.
Tim penyelamat juga memaklumkan perbuatan si ayah yang terpaksa sendirian mengurus empat anaknya.
Menurut tim penyelamat, ibunya sudah tak tinggal bersama mereka lagi.
Empat bocah itu juga tidak lagi bersekolah.
Keluarga ini dikabarkan sudah setahun yang lalu tinggal di kawasan sekitar.
Sumber : Grid.ID

Read More | Comment

TKI Taiwan Lupa Anak Istri, Berangkat Pakai Status Bujang

Written By Unknown on Jumat, 13 April 2018 | April 13, 2018

Jumat, 13 April 2018


Bepop.id - Sekali lagi, seorang istri TKI curhat kelakuan suaminya.
Dilansir dari SuaraBMI.com, perempuan bernama Nadin Nurdianti mengisahkan perih hatinya dikhianati suami.
Suami yang dibilang bernama Ayom, bekerja di sebauh pabrik paralon di Kaohsiung, Taiwan.
Ayom sudah berada di Taiwan sejak setahun lalu itu, nggak mau tahu kondisi istri dan anaknya.
Padahal menurut pengakuan Nadin, anaknya yang kini berusia 2 bulan dalam kondisi sakit dan butuh biaya.
Si jabang bayi yang ditinggal bapaknya sejak usia 11 bulan itu, dibilang menderita flek paru-paru.
Nggak hanya 'ora urus' keluarganya, Ayom juga diduga menjalin asmara dengan perempuan lain.
Kiriman uang dari Ayom, diduga mengalir lancar ke orang tuanya dan perempuan yang sedang dipacarinya itu.
Nggak ada pengakuan khusus dari Nadin, soal perubahan yang dialami suaminya itu.

Nadin juga mengungkapkan hal yang cukup mengenaskan, bahwa suaminya berangkat ke Taiwan dengan cara memaksa dan pakai identitas palsu.
"Suamiku kerja tanpa persetujuan aku mbak.
Dia kerja dengan data" palsu status bujng pdhl sdh mnkh dngan saya" tulis Nadin yang dikutip Bepop.id dari SuaraBMI.com.
Selanjutnya juga dituliskan, Si kecil alhmdllh udah selesai berobtnya karena terkena flek paru" mbak.
Semua dari beli susu, pempes nebus obat dll ortku mbak yg menanggung. Karena dia sdh tdk peduli lg.
Dengan berat hati, Nadin berpesan agar suaminya ingat terhadap anak (karena tidak ada mantan anak).
Nadin juga ingin pisah secara sah negara sehingga status nadin tidak lagi menggantung seperti ini.
Sumber : SuaraBMI.com


Read More | Comment

Emak-Emak Joget Jaran Goyang, Dihujat Ribuan Netizen


Bepop.id - Benar-benar bikin kesal, saat melihat video postingan akun @layakshare.
Dalam video berdurasi hampir 3 menit itu, memperlihatkan 3 orang dewasa lagi joget.
Mereka itu 2 perempuan berhijab dan 1 orang pria dengan menggunakan pakaian tradisional Jawa.
Sepertinya video yang diposting itu, setelah menggelar hajatan kawinan.
Ketiga orang dewasa itu, seru-seruan berjoget sambil bernayanyi lagu Jaran Goyang.
Nah yang bikin kesal, dalam video itu terlihat bocah yang masih balita menangis.
Ketiga orang dewasa yang kesetanan itu, seperti nggak perduli dengan balita perempuan itu.
Mereka asik berjoget dan mendendangkan lagu berirama dangdut koplo.
Si bayi perempuan itu menangis sampai tergeletak di lantai, tetap saja yang joget nggak perduli.

Akhirnya si bapak-bapak yang pakai baju Jawa itu, menggendong si bocah perempuan yang sudah nangis.
Kelakuan 3 orang dewasa itu, sudah barang tentu membuat netizen geram.
Dan itu juga yang membuat postingan video itu jadi viral.
Sayangnya memang nggak diketahui kejadian itu terjadi dimana dan kapan.
@I-New : Astagfirulloh teu eling eta ibu² lebih mementingan kesenangan sendiri ketimbang anak jejeritan nangis, dipikir lucu apa malah kaya orang gila... Naudzubillahimin dzalik.
@Rik Erwind : Dasar ibu edan pake hijab tapi kelakuan kaya biduan organ,ora mikiri anakmu nangis.mungkin anakmu isin weruh kelakuanmu kaya biduan edan.Najisssss!!!!!.
@Sarine Maz Acong : Astaghfirullah...pd dinina bobokan kesenangan dunnia.. Gk pantas rasanya jilbab dan gamis buat naik ke atas panggung buat jogetan. Hilang sudah rasa malu.. Naudzubillah.
Read More | Comment

Cewek Cantik Pengemudi BMW Hajar Driver Ojol, Kaki Terpaksa Diamputasi

Written By Unknown on Rabu, 11 April 2018 | April 11, 2018

Rabu, 11 April 2018


Bepop.id - Nasib naas dialami seorang driver ojol (ojek online) di Jakarta.
Muhammad Nur Irfani ditabrak pengendara mobil MBW dan terpaksa kakinya diamputasi (10/4/2018).
Dirawat di RS Tarakan JL. Kyai Caringin, Gambir, Jakarta Pusat, kaki kiri Muhammad Nur Irfani tepaksa diamputasi sebatas lutut ke bawah.
Tindakan yan dilakukan pada Muhammad Nur Irfani, diterangkan oleh Pejabat Humas RS Tarakan Adji Kurnianto.
"(Terdapat luka pada) tulang paha kiri patah, jadi itu dilakukan operasi juga.
Diamputasi di bawah lutut (kaki bagian kiri) untuk membunuh jaringan bekas luka dan merapikan luka.
Kalau tubuh lainnya kayaknya tidak ada (ditemukan luka)," kata Adji Kurnianto yang dikutip dari Detik.com.
Sekilas kronologinya diceritakan oleh Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto.

Pengemudi mobil BMW yang bernama Tiara Ayu saat itu melaju dari arah Hayam Wuruk ke lampu merah Harmoni.
Namun, saat melewati persimpangan tersebut, bumper BMW menabrak motor yang dikemudikan Irfan yang berprofesi sebagai pengendara ojek online.
Irfan pun terjatuh bersamaan dengan sepeda motor miliknya
"Diduga pengemudi mobil kurang hati-hati akhirnya bumper depan menabrak body samping kiri sepeda motor," ujar Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto yang dilansir dari Tribunnews.com.
Diduga pelaku juga sempat hendak kabur, sebelum akhirnya bisa diamankan massa dan dibawa ke kantor polisi.
Belakangan diketahui kalau cewek pengemudi BMW bernopol B 789 SSN, berprofesi sebagai model.

Read More | Comment

Lolos Dari Hukuman Mati, TKW Cirebon Cerita Betah 7,5 Tahun Dalam Penjara Arab Saudi


Bepop.id - Terjerat kasus dugaan pembubuhan anak majikan, Masamah sempat dituntut dengan hukuman mati.
Namun putusan pengadilan akhirnya membuat TKW asal Cirebon, Jawa Barat yang bekerja di Arab Saudi itu harus jalani hukuman penjara 2,5 tahun.
Nah dari kali pertama kasus itu digelar sampai vonis dijatuhkan, Masamah sudah mendekam dipenjara selama 7,5 tahun.
Dengan kenyataan seperti itu, Masamah langsung bebas karena vonis yang dijatuhkan lebih ringan dari lamanya dia dipenjara sebelum putusan.
Ada cerita menarik selama 7,5 tahun Masamah ada dialik jeriji penjara di Tabuk, Jeddah, Arab Saudi.
Dari berbagai sumber didapatkan, kalau Masamah merasa kerasan di penjara Tabuk.
Penjara itu dinilainya bersih dan ia mudah melakukan segala hal dengan fasilitas yang ada.
"Tempat bersih, makan tinggal makan, nyuci tinggal masukin mesin cuci, pengering, lipat, dapat makan," kenangnya.

Masamah dipenjara bekerja membuat kalung juga gelang dan dari situ dapat gaji setara dengan Rp 550 ribu.
Dari dalam penjara itu juga, Masamah juga sempat mengirimkan uang pada orang tuanya untuk renovasi rumah.
Jadi gaji dari pekerjaan yang dilakukan dalam penjara itu dikumpulkan dan kemudian dikirim ke orang tua di Cirebon.
"Aku bilang kalo mau renovasi rumah aku punya sedikit duit, aku sumbangin aja," kata Masamah.
Merasa nyaman tinggal di penjara Tabok, Masamah sempat jadi omongan oleh petugas KJRI.
"Diledekin ‘Ada orang gak mau keluar dari penjara, orang pada mau keluar tapi Masamah gak mau’," kisah Masamah.
Masamah juga belajar dan menghafal Al-Quran selama di penjara dan sudah hafal 2 juz.
Setiap kali hafal 1 juz Al-Quran Masamah dapat bonus 1000 riyal.

Read More | Comment

TKW Indonesia Ditemukan di Inggris, 13 Tahun Lost Contact dan Diduga Jadi Budak Majikan Mesir

Written By Unknown on Selasa, 10 April 2018 | April 10, 2018

Selasa, 10 April 2018

Bepop.id - Selama 13 tahun tanpa kabar, TKI Parinah akhirnya ditemukan.
Parinah yang pada 1999 pergi ke Arab Saudi, saat ditemukan keberadaannya di Inggris.
Atas permintaan KBRI London, kepolisian setempat berhasil mengeluarkan Parinah dari rumah majikannya di Brighton (5/4/2018).
Kasus ilangnya TKW Parinah menurut Kepala Bidang Pengembangan dan Perluasan Kesempatan Kerja Penempatan Kerja dan Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Banyumas Agus Widodo, setelah adanya laporan dari anak korban.
Parsin datang bersama adiknya melapor ke Badan Pelayanan, Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP4TKI) Cilacap (29/1/2018).
Dari laporan itu, pada 18 Maret 2018, Disnakertrans menindaklanjuti koordinasi dengan Bagian Perlindungan Warga Negara Indonesia dan BHI Kementerian Luar Negeri.
"Keluarga didampingi oleh Kepala Desa setempat melapor jika TKI atas nama Parinah tidak pulang selama 18 tahun dan putus komunikasi sejak 2004,” kata Agus (9/4/2018).

Dijalaskan pula kalau Parinah diketahui bekerja sebagai asisten rumah tangga pada satu keluarga berkebangsaan Mesir di Arab Saudi bernama Alaa M Ali Abdallah sejak tahun 1999.
Sekitar tahun 2004, Parinah dibawa oleh majikannya yang pindah ke Inggris.
"Sesuai informasi yang diperoleh dari Kemenlu, majikan TKI Parinah bekerja sebagai dokter spesialis kandungan di Inggris," ujarnya.
Bagian Perlindungan Warga Negara Indonesia dan BHI melacak keberadaan Parinah lalu berkoordinasi dengan KBRI London hingga akhirnya Parinah bisa dikeluarkan dari rumah majikannya.
Diduga, Parinah diperlakukan sebagai budak selama bekerja untuk majikannya itu.
Posisi Parinah saat ini telah berada di KBRI London dan rencananya dalam jangka waktu dekat, akan dipulangkan ke Indonesia.
Sumber : Kompas.com



Read More | Comment

Jawa Barat Berduka, 28 Orang Tewas Gegara Miras Oplosan


Bepop.id - Miras oplosan, bikin banyak nyawa melayang sia-sia di Jawa Barat dan waktunya hampir bersamaan.
Di Cicalengka, Bandung, 20 orang tewas setelah dirawat di RSUD Cicalengka dan 3 dirawat di RSUD Majalaya (9/4/2018).
Jumlah 23 orang tewas itu, dari total jumlah orang yang keracunan miras oplosan sebanyak 52 orang.
Atas kejadian itu, kepolisian wilayah Bandung mengamankan 6 orang saksi dan 2 orang diataranya sudah ditetapkan sebagai tersangka.
"Kami tetapkan tersangka dua orang, JS dan HM itu penjual," ujar Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan yang dikutip Bepop.id dari Detik.com.
Diduga, tersangka menjual minuman oplosan gingseng yang dikemas dalam botol plastik dan dilabeli.
Satu botolnya dijual JS dan HN seharga Rp. 20 ribu saja, sementara keduanya membeli per dus seharga Rp. 340 ribu.
"Setiap dus berisi 24 botol mereka mengaku tiap minggu dapat 10 dus.
Penjualnya yang datang ke kios mereka, jadi mereka mah menjual saja.
Kami sedang dalami pemasoknya, inisial C yang kini jadi DPO," ujar Dir Narkoba Polda Jabar, Kombes Pol Enggar Pareanom yang dikutip Bepop.id dari Tribunjabar.com.

Dituturkan juga kalau JS dan HM mengaku telah berjualan miras oplosan ginseng tersebut selama empat bula terakhir, sejak akhir Desember.
Para tersangka diancam pasal 204 KUHP dengan ancaman hukuman kurungan maksimal 20 tahun penjara
Nggak hanya di Cicalengka, di kawasan Pelabuhan Ratu juga dilaporkan adanya korban tewas diduga akibat miras oplosan.
Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi dikutip dari TribunJAbar.com mengatakan kejadian sejak tiga hari lalu.
"Warga mengkonsumsi minuman keras pada Sabtu (7/4) dan baru mendapat laporan pada Minggu (8/4) di Desa Citepus Kecamatan Pelabuhan Ratu Sukabumi," ujar Nasriadi (9/5/2018).
Jumah korban 5 orang meninggal dunia, sebelumnya mengeluhkan alami keluhan mual, muntah, kejang-kejang, hingga pandangan buram.

Read More | Comment
 
Copyright © 2011. Bepop.id . All Rights Reserved.
Company Info | Contact Us | Privacy policy