Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

Bocah Dipaksa Muntahkan Uang Koin, Videonya Nggak Tega

Written By Unknown on Rabu, 25 April 2018 | April 25, 2018

Rabu, 25 April 2018


Bepop.id - Namanya juga anak masih balita, belum tahu mana yang benar dan mana yang salah.
Melihat benda apa saja, dianggap makanan dan dimasukkan ke dalam mulut.
Akibatnya jadi tersedak, susah bernafas dan bisa juga berakibat hal yang fatal.
Makanya, jadi orang tua jangan sampai lengah saat jagain anak bermain.
Juga jangan sembarangan meletakkan benda-benda yang bsia membahayakan si anak.
Sebuah video yang diupload oleh akun @Viral Media Johor, senin lalu viral di media sosial.
Diduga orang tua ceroboh, membuat anaknya yang masih balita menelan sebuah koin.
Si anak kemudian mendapatkan penanganan medis dari dokter.
Suara tangis yang bikin hati teriris, terdengar saat si bocah dipaksa memuntahkan uang koin yang ditelan.
Beruntung, nggak perlu sampai melakukan tindakan operasi untuk mengeluarkan koin yang masuk kedalam badan si bocah.
Jutaan netizen melihat tayangan ini dan sudah lebih 500 kali dibagikan.
Beberapa netizen di Malaysia, membagikan pengalaman serupa dengan bocah itu.
@Farhana Zuniza Zunkepli : Ingt lg time aq umr dlm 7/8 taun cmtu..pnh jugak trtelan syiling 20sen....azab nye smpai berair mata ooi...lpstu ibu sruh lompat² then duit tu sndri lps kt dada...smpai sakit jugak dada ni bila bnafas😭😭....bwak tido lpstu hilg rse sakit dh...smpai lh skrg ni.... alhamdulillah, xde ape² yg buruk brlku....huhuhu.
@Zubir Ali : Dulu aku tertelan duit syiling rm1, 50sen, 20sen ke lebih lagi. Abah baca ayat sikit lepas ibu jari dia tolak langit dia dan tekan pusat aku. Lepas tu dia baca ayat sikit kat air suam dan bagi aku minum. Lepas tu muntah semua duit² tu. Tah apa aku fikir telan duit tu tiba² je. Kelam mak aku dia buatnya. Hahaha.
Read More | Comment

Sadis! Bos di Tangerang Sakit Hati, Sampai Tusuk Mata Kiri Anak Buah

 
Bepop.id - Jadi karyawan baru, Reka (18) malah terlibat perkelahian dengan atasannya (23/4/2018).
Akibat dari perkelahian itu, Reka alami luka yang cukup serius.
Perkelahian yang terjadi di Jl. Yos Sudarso, Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, membuat mata kiri reka tertusuk benda tajam.
Dikutip Bepop.id dari Warta Kota, polisi kemudian berhasil mengamankan tersangka berinisial AH (19) setelah mendapatkan laporan dari keluarga korban.
Menurut Kapolsek Benda, Kota Tangerang, Kompol Ubaidillah, perkelahian dan berujung penusukan itu dipicu oleh sakit hati.
"Motifnya karena sakit hati. Pelaku ini atasannya korban," ujar Ubaidillah di Mapolsek Benda, Tangerang (24/4/2018).
Korban yang mengalami luka serius segera dibawa ke RS Awal Bros, Tangerang guna mendapatkan perawatan.
"Korban ini karyawan baru. Bila disuruh oleh pelaku suka tidak mau.
Makanya, atasannya kesal dan sakit hati.
Mereka sempat berkelahi saat itu, lalu pelaku emosi dan menusuk korban di bagian matanya," kata Ubaidillah.
Sebuah pisau dan kaos dengan bercak darah diamankan polisi sebagai barang bukti.
Sumber : Warta Kota

Read More | Comment

Nenek Rukiah Penjual Kerupuk Tuna Netra di Depok, Hidup Sendiri dan Dizalimi Pembeli

Written By Unknown on Kamis, 19 April 2018 | April 19, 2018

Kamis, 19 April 2018


Bepop.id - Penjual kerupuk tuna netra, kini makin banyak dijumpai di jalan-jalan.
Tak sedikit orang yang merasa iba dan kasihan, dengan perjuangan mereka menyambung hidup.
Sayangnya, ada juga yang tega menipu penjual kerupuk tuna netra itu.
Hal itu seperti pernah dialami Rukiah (50) penjual kerupuk tunanetra di Jl. Ketapang, Sukmajaya, Depok, Rabu (18/4/2018).
Dari jam 18.00-22.00 WIB selama 4 tahun ini, nenek Rukiah menjajakan kerupuk
"Jualan disini udah empat tahun dari 2013 sendiri disini kerupuknya ada udang harga dari Rp 8 ribu sampai Rp 15 ribu," ujar nenek Rukiah yang dikutip Bepop.id dari Tribunjakarta.com.
Karena nenek Rukiah nggak bisa melihat, beberapa kali  dimanfaatkan oleh orang untuk dibohongi membeli dengan uang yang kurang namun meminta kembalian.
Dengan pengalaman pernah dibohongi oleh orang yang sehat, nenek Rukiah kemudian menyiasati uang pembeli kerupuk ia sudah memisahkan uang ditas yang dibawanya.
Terkadang ia harus meminta bantuan tetangganya untuk memastikan uang tersebut.

Walau pernah jadi korban, nenek Rukiah yang hidup sebatang kara ini nggak patah semangat.
"Sering dibohongi malah sampai minta kembalian, cara bedain uangnya sudah saya pisah-pisahin uangnya," ungkap nenek rukiah.
Wanita asal Pemalang yang sejak bayi bersama orang tuanya pindah ke Depok ini, alami tunanetra sejak kecil.
Meski hanya berjualan kerupuk dalam sehari bisa menjual kerupuk dengan omzet 100 ribu bila sedang ramai.
Namun bila sedang sepi ia pernah tidak mendapatkan pembeli.
Nenek Rukiah juga pernah jadi tukang pijat dan oleh karena tenaganya sudah nggak sekuat dulu, ia beralih menjadi penjual kerupuk.
"Dapat kerupuknya diantar dari Cimanggis setiap seminggu sekali," kata nenk Rukiah yang suaminya meninggak dunia 10 tahun silam itu.
Sumber : TribunJakarta.com


Read More | Comment

Penari Erotis di Acara Klub Motor di Jepara, Videonya Kebangetan

Written By Unknown on Selasa, 17 April 2018 | April 17, 2018

Selasa, 17 April 2018


Bepop.id - Acara kumpul komunitas motor Yamaha N-Max di Pantai Kartini, Jepara, Jawa Tengah, berbuntut panjang (14/4/2018).
Panitia acara yang ijin kepengelola pantai bikin acara organ tunggal, malah kebablasan.
Perempuan dengan pakain minim dan menari erotis, yang malahan jadi suguhan.
Tiga orang perempuan muda, bikin para penonton yang rata-rata pria jadi belingsatan.
Tak pelak, video panasnya tarian para penari dengan balutan bikini itu merebak di media sosial.
Buntut panjang dari beredarnya video itu, 2 orang panitia ditetapkan sebagai tersangka.
Polres Jepara menjerat mereka dengan Undang-Undang Pornografi.
Kabar terakhir dari kejadian ini adalah bahwa polisi masih memburu 3 peremuan yang jadi penari di acara tersebut.
"Tiga orang masih sebatas saksi tetapi dua orang tersangka yang sudah diperiksa. Selain itu, keberadaan tiga penarinya masih dicari oleh petugas," kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Agus Triatmaja yang dikutip Bepop.id dari Tribunjateng.com.

Read More | Comment

Facebook Diblokir, Ngerinya Ancaman Si Ratu Youtube



Bepop.id - Buat yang doyang facebook-an, pasti pernah dengar sosok yang satu ini.
Bohong saja deh kalau nggak kenal atau nggak pernah dengar si Ratu Youtube.
Pemilik akun @Silvia Agustina ini mendunia loh.
Lah wong pernah heboh, ngomong gaji PNS kecil dan kalau dia maunya kencan dengan cowok pengguna Kawasaki Ninja.
Nah si Ratu Youtube bikin heboh sosial media lagi nih.
Ada beberapa hal yang bikin heboh, tapi yang kali pertama diomongin soal ancaman pemblokiran FAcebook oleh pemerintah Indonesia.
Dalam postingannya yang jadi kontroversial di media sosial, si Ratu Youtube mengancam akan berbuat nekat.
Kalau pemerintah Indonesia, benar-benar melakukan pemblokiran terhadap Facebook.
Dalam potongan video yang diposting @Ibrahim Michell, si Ratu Youtube bialng seperti ini.
"Halo pak...khususnya pak Presiden Joko Widodo dan pak Kapolri.
Kalau memang Facebook akan ditutup, saya akan jalan telanjang bulet...saya akan telanjang bulet, dari Purwodadi sampai ke Jakarta," kata perempuan yang diketahui bekerja sebagai TKW Indonesia di Timur Tengah.

Jangan ditanya deh, apa isinya kolom komentar akun yang memposting video tersebut.
@Selor Tampok Merenghh : Wooooh lambemu mbak ojok sokor njepak mbak misal kta terjadi beneran feccebuk ndek indon di ttp opo.temenan raimu iku arep mlaku telanjang daripa purwodadi sampek nang jakarta.....
@Sari Murniyati Sari : Kasian kali kau ratu youtube katanya lah..gara2 fb ditutup sanggup jlan telanjang bulat aduhhh nampak kli murahannya ya rendah kali harga dri nya ya..gara2 fb mau telanjang bulat..hahaha.
@Micelirwansyah Irwansyah : Sudah2 jangan diributi. Namanya aja tidak pernah sekolah sampai selesai. Kita yg waras jangan dianggap kita bingngung sendiri. Kalau org tidak ada tamatan ya seperti dia bicaranya tidak ada yg bermoral.




Read More | Comment
 
Copyright © 2011. Bepop.id . All Rights Reserved.
Company Info | Contact Us | Privacy policy