Bepop.id - Mie instan dan terorisme jaman sekarang, ada kaitannya.
Nggak usah bingung, mie instan disukai masyarakat Indonesia karena 4 hal ini.
Mudah didapat, murah, cepat saji dan anak.
Terorisme jaman sekarang juga cari yang mudah didapat, nggak makan biaya, gampang eksekusi dan efektif.
Maksud dari kaitan ini adalah soal senjata yang digunakan.
Hal tersebut tergambar dari aksi terorisme di Mapolda Sumatera Utara (25/6/017).
Aksi saat jelang sholat ied itu, menewaskan 1 orang anggota polisi.
Aiptu M Singgalingging yang sedang berjaga, tewas setelah terlibat perkelahian dengan pelaku.
Kondisi polisi yang tewas, terdapat luka tikaman dan gorokan pada leher.
Artinya pelaku teroris menggunakan senjata tajam dan bukan bom seperti yang beberapa kali sudah terjadi.
"Kenapa mereka gunakan pisau dapur ?
Sesuai dengan suruan yang diberikan kepada Abu Abdullah dari Filipina agar melakukan serangan gunakan senjata apapun," kata Pengamat teroris dari Universitas Malikussaleh, Aceh, Al-Chaidar yang dikutip Bepop.id dari Tribun Medan (25/6/2017).
Kalangan jihadis, menilai pakai pisau dapur ataupun golok merupakan serangan paling murah.
Bawa 2 benda itu juga nggak gampang diketahui petugas.
Selain itu dengan senjata yang murah dan mudah didapat, penyusunan serangan juga nggak perlu makan waktu lama.
"Mungkin juga perencanaan serangan hanya satu bulan. Teroris baru baru ini buat serangan lebih cepat alias instan," ujar Al-Chaidar.(*)
Tribun Medan, judul : Agak Aneh, Kenapa Teroris Gunakan Pisau Dapur Habisi Polisi? Begini Analisis Pengamat
0 Comment:
Posting Komentar